Connect with us

Peristiwa

Jalur Selatan Jabar Lumpuh, 7 Rumah Tertimbun Longsor

Published

on

Duh Jalur Selatan Garut Lumpuh Akibat Tertimbun Longsor Xa3tomh81v
Share

Reportersatu, Tujuh rumah tertimbun dan jalan provinsi yang menyambungkan Garut dengan Bandung tertutup total akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa hari di wilayah selatan Garut menyebabkan bencana alam longsor di Kecamatan Talegong.

Komandan Koramil Caringin, Kapten Arm Haryanto mengatakan bahwa longsor terjadi pada Kamis (3/12) sekitar pukul 05.40 WIB.

“Lokasi longsor di Kampung Sawah Jeruk, RT 05 RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong,” kata Hariyanto.

Longsor tersebut menyebabkan jalan provinsi yang menghubungkan antara Pangalengan dan Rancabuaya tertutup total. Selain menutup jalan, tujuh rumah pun diketahui tertimbun material longsoran tanah.

“Tujuh rumah yang tertimbun adalah milik Cucu (36), Uus (35), Joni (40), Mamar (57), Kurnia Dibrata (42), Salimin (40), dan Ecep (35). Jumlah jiwanya ada 24 jiwa. Kita pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa longsor ini karena sejak Selasa (1/12) sudah mengungsi ke tempat yang aman,” ungkapnya.

Diungsikannya para penghuni rumah, dijelaskan Hariyanto, dilakukan karena longsor sudah terjadi walau belum terlalu parah. Khawatir longsor semakin parah, ditambah kondisi tanah yang labil, akhirnya mereka pun memilih tinggal di rumah saudaranya yang lebih aman sampai longsor besar pun terjadi pagi tadi.

Muspika Talegong, menurut Hariyanto, sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Garut, dan instansi lainnya untung menangani bencana alam tersebut.

“Kondisinya saat ini memang untuk jalan tidak bisa dilewati sama sekali. Sekarang alat berat milik Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat sedang melakukan pengangkatan material longsor agar jalan yang tertutup bisa segera dilewati,” tutupnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *