Connect with us

Nusantara

Jabar Siapkan Secapa AD Bandung untuk Tampung Pasien Covid-19

Published

on

Secapa Ad 43
Share

Reportersatu, Sebagai salah satu wilayah dengan tingkat penyebaran cukup tinggi, Provinsi Jawa Barat mendapat dukungan dari TNI AD untuk menunjang kapasitas perawatan dari pasien Covid-19. Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, TNI dan Polri serta berbagai pihak terus berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Untuk tingkat keterisian atau okupansi rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di Jawa Barat, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menambah tempat isolasi non-rumah sakit. Salah satunya adalah gedung Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat ( Secapa AD ) di Kelurahan Hegarmanah, Kota Bandung.

Menurut Kang Emil (sapaan akrabnya), Secapa AD sudah mulai bisa digunakan pada pekan ini sebagai rumah sakit darurat untuk perawatan pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Baca Juga :Viral Waterboom Lippo Cikarang Membludak Saat Pandemi, Buntut Harga Tiket Rp10 ribu

“Yang sudah sangat siap, minggu ini akan dipergunakan fasilitas di Secapa AD di Hegarmanah untuk dijadikan fasilitas perawatan bagi mereka yang positif COVID-19 tapi gejala ringan, sehingga bisa mengurangi beban rumah sakit. Kabar ini menambah optimisme (penanganan COVID-19),” terang Emildalam rapat koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat di Mapolda Jabar Senin, (11/1/21)

Direncanakan hari ini, Kang Emil akan mengecek kesiapan ruangan dari Secapa AD di Hegarmanah tersebut. Menurutnya, terdapat empat barak yang disediakan, tiga ruang akan digunakan untuk isolasi bagi pasien bergejala ringan.

Untuk masing-masing ruang diketahui memiliki kapasitas sebanyak 60 pasien per barak.

“Fasilitas baik bangunan maupun SDM hingga alat kesehatan termasuk obat-obatan sudah ada dan siap digunakan. Ini buktikan kekompakan penanganan pandemi Covid-19 di Jabar,” ujar pria yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar itu.

Diketahui, per 10 Januari 2021, tingkat keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 di Jabar adalah 77,87 persen. Dengan rincian, Ruang Isolasi Hijau terisi 74,75 persen, Ruang Isolasi Kuning terisi 86,58 persen, Ruang Isolasi Merah terisi 78,82 persen, IGD terisi 39,78 persen, dan ICU terisi 74,15 persen.

Ia juga berharap agar fasilitas tersebut bisa teroptimalkan dengan baik, di tengah situasi Covid-19 yang masih fluktuatif.

“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan ini memberitakan semangat kebersamaan Jabar sebagai provinsi yang Forkopimda-nya kompak, dukungan TNI/Polri luar biasa, ada semangat silih asih, asah, asuh,” tuturnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *