Connect with us

Internasional

Hampir Kadaluwarsa, Palestina Kembalikan Vaksin Covid-19 Dari Israel

Published

on

Share

Reportersatu, Kiriman vaksin Covid-19 dari israel menunjukkan tanggal kedaluwarsa lebih cepat dari yang telah disepakati. Pemerintah Palestina membatalkan kesepakatan untuk menerima vaksin Covid-19 tersebut.

Menteri Kesehatan Palestina Mai Alkaila menyatakan, Palestina telah diberi tahu tentang tanggal kedaluwarsa yang jatuh pada Juli atau Agustus. Tanggal tersebut dinilai akan memungkinkan banyak waktu untuk digunakan oleh warga Palestina.

“Tapi (kedaluwarsanya) ternyata Juni. Itu tidak cukup waktu untuk menggunakannya, jadi kami menolaknya,” kata Alkaila.

loading...

Baca Juga : Usai Vaksin 29,2 Persen Penduduk, Korsel Melonggarkan Aturan Pembatasan Sosial

Sebelumnya Israel dan Palestina telah mengumumkan kesepakatan pertukaran vaksin sebelumnya pada Jumat. Kesepakatan itu menghasilkan membuat Israel mengirim hingga 1,4 juta dosis Pfizer-BioNTech ke Palestina, sebagai imbalan untuk menerima sejumlah dosis timbal balik dari Palestina akhir tahun ini.

Kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett , dosis itu akan segera berakhir. Pemerintah Palestina mengatakan mereka telah disetujui untuk mempercepat proses vaksinasi di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

Tapi, Palestina akhirnya membatalkan kesepakatan karena masalah tanggal. Palestina mengirim kembali pengiriman awal sekitar 90.000 dosis kembali ke Israel.

Kelompok hak asasi telah mengkritik Israel karena tidak berbuat lebih banyak dosis untuk memastikan akses Palestina di Tepi Barat dan Gaza. Para pejabat Israel berpendapat bahwa di bawah perjanjian damai Oslo, Kementerian Kesehatan Palestina bertanggung jawab untuk memvaksinasi orang-orang di Gaza dan bagian-bagian Tepi Barat.

Kesepakatan vaksin adalah salah satu langkah kebijakan awal terhadap Palestina oleh Bennett yang dilantik pada akhir pekan. Dia menggantikan pemimpin veteran Benjamin Netanyahu.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *