Connect with us

Otomotif

Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan Pemotor Saat Berhenti di Pinggir Jalan

Published

on

Pinggir Jalan Arya Putra Di Pasar Ciputat Jadi Tempat Parkir 20171018 134735
Share

Reportersatu, Ada kalanya dalam berkendara seseorang akan lelah dan memilih untuk beristirahat sejenak di pinggir jalan. Hal ini biasanya dialami oleh orang-orang yang menempuh perjalanan jarak jauh.

Tentu wajar jika Anda beristirahat sesekali selama perjalanan menempuh tujuan. Hanya saja untuk berhenti di tepi jalan, pastikan Anda memperhatikan hal-hal berikut ini agar tidak terjadi hal buruk.

Berikut hal yang harus dilakukan saat berhenti sejenak di pinggir jalan.

1. Lihat kondisi di sekeliling jalan

Saat akan menghentikan motor Anda di tepi jalan, pastikan Anda melihat terlebih dahulu kondisi di sekitar. Apakah terlalu padat atau cukup luang.

Jalanan yang padat dan ramai tentu akan menyulitkan bagi Anda untuk sekadar menepi apalagi berhenti di pinggir jalan. Terlebih jika jalan tersebut cukup sempit, sudah pasti Anda akan menjadi bulan-bulanan pengendara lain karena menghalangi akses yang akan mereka lewati.

2. Pastikan motor tidak menghalangi akses jalan

Seringkali ditemukan pengendara yang tiba-tiba berhenti di pinggir jalan tanpa memperdulikan kondisi pengendara lain. Jalanan yang sempit dan padat sudah menjadi masalah yang membosankan. Terlebih jika mereka masih harus bersabar menunggu pengendara motor di depannya yang menghentikan motor tiba-tiba.

Jika Anda ingin berhenti untuk sekadar beristirahat, pastikan motor Anda benar-benar berada di area pinggir dan di luar arus lalu lintas.

Baca Juga : Komponen Penting Pada Motor yang Sering Diremehkan Pengendara

3. Jangan lupa kunci stang

Nah, jika alasan Anda menghentikan motor untuk pergi buang air kecil di lokasi terdekat. Jangan lupa untuk mengunci stang motor Anda. Usahakan untuk menguncinya ke arah kanan, ya. Karena motor yang dikunci stang ke arah kanan lebih sulit untuk dibobol pelaku pencurian.

Sedangkan, jika Anda berkendara dengan teman atau pasangan. Anda bisa menitipkan kendaraan tersebut ke mereka sementara Anda pergi buang air kecil di tempat terdekat.

Anda pun juga bisa menambahkan perangkat keamanan seperti gembok cakram. Dengan demikian, motor Anda akan jauh lebih aman ketika ditinggal untuk sementara waktu.

4. Taruh motor di tempat yang masih terjangkau sudut pandang

Saat berkendara jarak jauh, seringkali para pengendara motor berhenti pada warung-warung yang ada di pinggir jalan. Nah, jika Anda ingin beristirahat di tempat tersebut, maka pastikan Anda memarkirkan sepeda motor Anda di lokasi yang masih terjangkau oleh penglihatan.

Dengan demikian, ketika ada orang yang berperilaku aneh atau mencurigakan, Anda bisa langsung mengetahuinya saat itu juga.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *