Connect with us

Nusantara

Gubernur DIY Gaungkan kembali Gerakan Jogo Wargo

Published

on

Share

Reportersatu, Guna menekan penyebaran virus Covid-19 di Daerah Istimewa Jogjakarta yang saat ini menjadi salah satu daerah zona merah, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menggaungkan kembali gerakan Jaga Warga.

Hal itu disampaikan sultan lewat agenda Sapa Aruh: Jogja Eling lan Waspada, Wilujeng Nir Ing Sambikala di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (22/6/21).

Kepada pemerintah kabupaten/kota se-DIY, Sultan menekankan urgensi readyviewed memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro secara ketat dan terpadu. Termasuk di dalamnya menghidupkan kembali gerakan Jaga Warga.

loading...

Baca Juga : Gubernur Jateng Perintahkan Mikro Lockdown 13 Daerah Zona Merah

“Segera lakukan re-inisiasi gerakan Jogo Wargo,” kata Sultan.

Jaga Warga sendiri merupakan upaya meningkatkan partisipasi atau peran serta masyarakat untuk menjaga orang-orang terdekat dari segala potensi penularan Covid-19. Gerakan ini mulanya dicanangkan Sultan ketika masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) Februari 2021 silam.

Sultan meyakini masyarakat adalah subjek pencegahan meluasnya pandemi. Sebaik dan sekuat apa pun regulasi hanya akan menjadi tak berarti manakala diabaikan dan tak dilaksanakan sepenuh hati.

Dalam seruan pemberlakuan PPKM mikro kali ini, Sultan turut meminta agar pemerintah kabupaten/kota turun tangan mengendalikan mobilitas dan aktifitas sosial masyarakat

“Agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru,” ucapnya.

Selain itu, ia meminta agar fasilitas shelter komunal berbasis gotong royong di tingkat desa atau kelurahan segera diaktifkan. Serta memberlakukan karantina wilayah dalam sekup lokal setingkat RT dan padukuhan berstatus zona merah.

“Saya percaya, gotong-royong dan solidaritas sosial masih menjadi kekuatan nyata warga Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekali lagi, pemerintah dan masyarakat harus lumangkah sagatra, sesuai kearifan lokal masing-masing,” pungkasnya.

Sementara Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, Pemda DIY segera melakukan modifikasi ketentuan PPKM berbasis mikro pada Instruksi Gubernur DIY terbaru. Hal ini menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 pada Senin (21/6/2021) terkait perpanjangan dan pengetatan PPKM mikro.

Intinya, aturan PPKM mikro di DIY ke depannya akan berlaku lebih ketat untuk berbagai kegiatan masyarakat.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *