Connect with us

Nasional

DPR Minta BPOM Jelaskan Terkait Informasi Produk Nestle Yang Tidak Sehat

Published

on

Share

Reportersatu, Dokumen internal Nestle beredar di media. Isi dokumen tersebut menyebut 60 persen produk Nestle tidak memenuhi standar kesehatan.

Menurut dokumen internal Nestle yang ditinjau Financial Times, hanya 37 persen dari produk perusahaan mendapat peringkat di atas 3,5 dalam sistem peringkat kesehatan Australia.

Perhitungan itu tak termasuk untuk produk susu formula bayi, makanan hewan peliharaan dan nutrisi medis khusus.

loading...

Baca Juga : Kapolri Siapkan Manajemen Kontingensi Tekan Laju Penyebaran Virus Corona

Terkait hal ini, Komisi IX DPR RI akan meminta penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) soal informasi 60 persen produk makanan dan minuman Nestle yang tidak sehat.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan, penjelasan akan diminta oleh komisinya dalam rapat dengan BPOM dalam waktu dekat.

“Tentu ketika nanti ada rapat fungsi pengawasan dengan BPOM akan kita minta informasi bagaimana pendalaman BPOM, bagaimana menyikapi, langkah, dan solusinya, bagaimana koordinasinya dengan perusaahan terkait,” kata Handoyo, Senin (7/6/21).

Dia menyatakan informasi 60 persen produk makanan dan minuman Nestle yang tidak sehat merupakan kabar yang menyedihkan.

Namun, Handoyo mengaku tidak bisa menjustifikasi informasi itu sebelum mendapatkan penjelasan Nestle secara resmi. Ia pun meminta agar Nestle segera memberikan penjelasan resmi terkait informasi tersebut.

“Kami dorong Nestle di Indonesia, kami minta keterangan resmi terhadap dokumen internal yang beredar di media, karena Nestle pasarnya besar di Indonesia,” tuturnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *