Connect with us

Nasional

DPR RI Desak Pemerintah Percepat Pengembangan Vaksin Lokal

Published

on

Share

Reportersattu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mendesak pemerintah untuk segera mempercepat pengembangan dan produksi vaksin dalam negeri. Pasalnya, vaksin saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dalam upaya melawan pandemi Covid-19.

Selain menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, vaksin dalam negeri juga bisa menjadi solusi jika embargo vaksin dilakukan oleh sejumlah negara sebagaimana yang dikhawatirkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga : Hentikan Perdebatan, Jokowi Pastikan Tidak Ada Import Beras Hingga Juni Mendatang

“Pemerintah perlu segera mempercepat proses uji klinis dan produksi vaksin dalam negeri. Baik itu vaksin Merah Putih maupun vaksin Nusantara,” ujar Dasco lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3).

loading...

“Jangan sampai kita menjadi korban embargo vaksin dan masyarakat menjadi korban,” ujar Dasco.

Proses vaksin Merah Putih diharapkan segera dipercepat dan vaksin Nusantara segera menyiapkan uji klinis tahap dua. Dengan demikian, Indonesia dapat terhindar dari ancaman kelangkaan vaksin.

“Segera juga berkordinasi dengan rumah sakit yang telah memenuhi persyaratan untuk uji klinis tahap dua. Vaksin saat ini menjadi kebutuhan yang cukup mendesak,” ujar Dasco.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mengatakan pengembangan vaksin Merah Putih diarahkan untuk bisa diberikan sebagai vaksin Covid-19 kepada berbagai kelompok umur penduduk Indonesia. Vaksin Merah Putih saat ini masih dalam proses pengembangan.

“Pasti ke arah sana, tentunya harus dipantau uji klinisnya,” kata Bambang, saat dihubungi, Jumat (19/3). Pada saat ini, vaksin Covid-19 yang ada belum bisa diberikan untuk anak atau remaja usia kurang dari 18 tahun.

Padahal, kelompok umur tersebut juga merupakan penduduk Indonesia yang rentan Covid-19 dan harus dilindungi dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2. Selain itu, vaksin Covid-19 yang ada juga bisa diberikan kepada orang lanjut usia (lansia) dengan kondisi tertentu, sehingga tidak semua lansia bisa mendapatkan vaksin itu.

Bambang menuturkan untuk memastikan efikasi dan keamanan vaksin Merah Putih bagi para pengguna nantinya harus dipantau proses dan hasil uji klinis vaksin tersebut. Keamanan vaksin yang diharapkan adalah yang maksimal dan sudah terbukti di uji klinis.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *