Connect with us

Nusantara

Dipercaya Dapat Menangkal Virus Corona, Permintaan Jahe Merah Kemasan di Jombang Meningkat

Published

on

D626bbf6 B2ec 47e1 Bc13 4179f5b66c1b (1)
Share

Reportersatu, Permintaan Jahe dan Temulawak Kemasan naik hingga 50 persen di Kabupaten Jombang selama masa pandemi Covid-19, Hal tersebut memaksa industri rumahan yang ada di Kota santri tersebut bekerja keras guna memenuhi permintaan pasar.

Qoiriyah (47), salah satu pemilik industri instan jahe dan temulawak, mengatakan Selama masa pandemi Covid-19 ini ada peningkatan permintaan dari konsumen akan instan jahe dan temulawak. Sebelum pandemi, hanya bisa memproduksi instan jahe maupun temulawak sebanyak 5 kilogram per hari.

“Sekarang permintaan naik sampai 50 persen,” tutur dia lagi.

Baca Juga : Tidak Hanya ASN, Warga Salatiga Wajib Tes Rapid Saat Mudik

Rata-rata, kenaikan omset penjualan instan jahe dan temulawak milik Qoiriyah selama pandemi Covid-19 ini karena adanya faktor kepercayaan konsumen bahwa, instan jahe dan temulawak bisa untuk meningkatkan kesehatan tubuh serta untuk menangkal Virus Corona.

Selama ini, hasil produksi instan jahe dan temulawak milik Qoiriyah dipasarkan kepada para konsumen dari tetangga sekitar hingga ke daerah-daerah lain di Jawa Timur (Jatim) hingga luar Pulau Jawa.

Meski begitu, Qoiriyah juga mengaku, selama ini, usaha yang ditekuninya masih terkendala kurangnya permodalan untuk mengembangkan usaha.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *