Connect with us

Nusantara

Dinkes Indramayu Imbau Warga Tetap Tenang Masalah Diamond Princess

Published

on

Dinas Kesehatan Mengimbau Untuk Tetap Tenang Wni Diamond Princess
Share

Reportersatu, Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak cemas tertular virus corona (Covid-19) dari WNI anak buah kapal Diamond  Princess yang akan transit di Pelabuhan PLTU Indramayu.

Diketahui, WNI ABK Diamond Princess akan dibawa dari Bandara Kertajati, Majalengka ke Pulau Sebaru Kecil menggunakan kapal melalui pelabuhan PLTU Indramayu.

“Masyarakat Indramayu tidak perlu takut dengan rencana transit (69 WNI yang bekerja di Kapal Diamond Princess),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni Koswara di Indramayu, mengutip Antara, Minggu (1/3).

Boni menjelaskan bahwa penularan virus corona bisa terjadi jika ada kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Masyarakat sendiri tidak akan mengalami kontak langsung dengan WNI Diamond Princess karena ada penjagaan ketat.

loading...

“Penularan virus itu jika kontak langsung dengan jarak kurang lebih 2 meter dalam ruang terbuka. Untuk itu masyarakat tidak diperbolehkan juga melihat atau mendekati rencana transit pasien,” ujarnya.

Dia menuturkan bahwa pelaksanaan rute pemindahan WNI di Kapal Diamond Princess akan dikawal langsung dari tim Kemenkes, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta TNI yang sudah terlatih.

Oleh karena itu, masyarakat Indramayu tak perlu cemas dengan penyebaran virus corona. “Semua ini sesuai prosedur penanganan karantina atau isolasi,” katanya.

Pemerintah Indonesia menjemput 69 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess. Mereka dijemput dengan pesawat milik Garuda Indonesia di Bandara Haneda, Jepang. Para WNI itu terdiri dari 67 pria dan 2 wanita. Mereka didampingi 11 kru pesawat dan 12 tim medis.

Baca Juga : Pemerintah Perlu Sosialisasi Pencegahan Virus Korona Dilakukan dari Tingkat Desa

ABK Diamond Princess diperkirakan mendarat di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada Minggu malam (1/3). Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta dengan KRI Dr Soeharso dari Pelabuhan PLTU Indramayu.

Selanjutnya, 69 WNI itu akan dikarantina untuk menjalani observasi selama 28 hari ke depan. Mereka juga telah diobservasi saat masih berada di Kapal Diamond Princess selama kurang lebih 14 hari.

WNI dari kapal Diamond Princess bakal diobservasi terpisah dengan WNI dari kapal World Dream. Diketahui, 188 WNI dari kapal World Dream telah lebih dulu menjalani karantina di Pulau Sebaru Kecil.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *