Connect with us

Peristiwa

Demi Narkoba, Anak Ini Gadaikan Sertifikat Tanah Milik Orang Tuanya

Published

on

Demi Narkoba Af Gadaikan Sertifikat Tanah Milik Orang Tua
Share

Reportersatu, Pria berinisial AF tega mencuri sertifikat tanah milik orang tuanya untuk digadaikan demi membeli narkoba. Dalam aksinya, AF meminta bantuan para sindikat pemalsuan surat-surat sah.

Kasus pencurian ini terjadi pada Oktober 2019. AF yang juga pemakai narkoba mencuri sertifikat tanah di Jakarta Selatan milik orang tuanya yang seharga Rp60 miliar.

“Kita dalami inisialnya AF. Dia mencuri sertifikat tanah milik orang tuanya di dalam brangkas saat orang tuanya berobat ke Korea. Saat didalami yang bersangkutan ketergantungan narkoba

loading...
,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Setelah berhasil mencuri sertifikat, dia menyuruh rekannya memberikan serifikat itu untuk dibuatkan serifikat palsunya. Sertifikat aslinya bakal digadaikan, sementara yang palsu diletakan kembali ke brangkas orang tuanya.

Baca Juga : Kabur Tinggalkan Istri Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ini Target Polisi, Bakal Dijerat TPPU

“Dari sertifikat tanah tersebut tersangka memerintahkan stafnya berhubungan dengan seseorang untuk membuatkan sertifikat palsu dan KTP palsu,” ungkap Yusri.

Singkat cerita, AF menghubungi tersangka SW, seorang wanita yang kerap menduplikat sertifikat. AF kemudian menggadaikan sertifikat itu dan membagikan keuntungannya kepada para tersangka lain.

“Dari sertifikat palsu ini, dikembalikan ke dalam berangkas orang tua si AF ini. Aslinya itu rencananya akan dijual melalui notaris sekitar Rp3,7 miliar dari harga sebenarnya Rp 60 miliar, tetapi dia bridging (gadai) itu Rp3,7 m,” kata Yusri.

Polisi kemudian menangkap ke tujuh tersangka, namun yang dihadirkan dalam konferensi pers hanya enam tersangka karena satu pelaku lainnya sedang sakit. Para tersangka itu berinisial AF, EN, Y, KS, AS dan SW.

Baca Juga : Ini Wajah Bandar Narkoba yang Kabur Tinggalkan Istrinya, Kapolda: Tangkap Hidup atau Mati!

Atas perbuatanya, para tersangka, khususnya sang anak kena batunya. Mereka dikenakan Pasal 263 KUHP, Pasal 264 KUHP, Pasal 266 KUHP dan atau Pasal 3, 4, 5 UU RI nomer 8 tahun 2010 tentang TPPU. Para tersangka terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.
Sumber : Indozone


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *