Connect with us

Nusantara

Debat Publik ke Dua, Salah Satu Cawabup Lamongan Tak Hadir

Published

on

20201127 233813
Share

Reportersatu, Calon wakil bupati (Cawabup) Kabupaten Lamongan,  KH Abdul Rouf tidak mengikuti debat publik ke dua.

Penyebabnya, Cawabup paslon nomor urut dua itu dikabarkan terpapar Covid-19. Saat ini yang bersangkutan telah melaksanakan isolasi mandiri.

Kabar terpaparnya Abdul Rouf dari virus Covid-19 itu, dibenarkan Calon Bupati (Cabup) Yuhronur Efendi, yang merupakan pasangannya bertarung di Pilkada Lamongan.

Acara debat publik kedua  yg digelar di stasiun televisi lokal di Surabaya Jumat (27/11), ketiga calon bupati Lamongan ini memaparkan visi misi kedepan daerah Lamongan agar tetap maju.

Sempat terkejut, Saat presenter debat publik memanggil para peserta debat publik, pasangan calon (paslon) 1 Suhandoyo-Astiti Suwarni dan paslon 3 Kartika Hidayati-Sa’im maju berpasangan. Sementara dari paslon nomor 2 hanya, Yuhronur Efendi yang terlihat maju ke depan.

Oleh presenter sempat mengatakan, bahwa Abdul Rouf berhalangan hadir karena dalam kondisi sakit.

Kepastian Abdul Rouf terpapar covid-19 disampaikan  Yuhronur Efendi yang mengatakan, pasangannya itu saat ini masih menjalani isolasi dalam upaya penyembuhan dari covid-19.

“Maaf tidak bisa mengikuti karena beliau sedang isolasi karena terpapar covid-19. Semoga lekas sembuh dan beraktivitas seperti biasanya, semoga covid segera sirna dari bumi yang kita cintai ini,” kata Yuhronur.

Debat publik kedua yang diselenggarakan KPU Lamongan ini mengambil tema ‘Menyelesaikan persoalan daerah dengan mengoptimalkan sumber daya alam untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Lamongan”.

Lima panelis dihadirkan dalam debat publik ini. Masing-masing Dosen Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya Rubaidi, Dosen STIE Perbanas Surabaya Sasongko Budisusetyo, Dosen Universitas Muhamadiyah Surabaya Nuniek Fahriani, Dosen Unair Sunan Fanani, dan Solichul Huda.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *