Connect with us

Nusantara

Dampak Corona, Santri Syarifuddin di Lumajang Terpaksa Pulang Lebih Awal

Published

on

Dampak Corona, Santri Syarifuddin Di Lumajang Terpaksa Pulang Lebih Awal
Share

Reportersatu, Dampak wabah virus corona atau Covid -19 kian meluas. Akibat sebaran virus ini, Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo-Kedungjajang-Lumajang, terpaksa pulangkan ribuan santrinya lebih awal.

Pemulangan santri putra putri Kyai Syarifuddin diketahui melalui surat amanah nomor 072/YKsy/57/PPKSy/III/202 yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin KH. Adnan Syarif, Lc., M.A.

Baca Juga : Antisipasi Corona, Satpol PP Razia Pelajar di Warnet dan Rental Playstation

loading...

Jadwal pemulangan untuk santri putri berlaku pada Senin (30/3/2020) dan kembali ke Pesantren pada Senin (14/6/2020). Untuk proses pulang santri putri pada jam 09.00-15.00 dan santri putra pada jam 16.00-Selesai.

Pengasuh Pesantren Kyai Adnan Syarif, Lc., M.A. menjelaskan, kebijakan untuk meliburkan dan memulangkan santri lebih awal diputuskan dalam rapat bersama segenap pengasuh dan kepala lembaga.

“Keputusan ini sebagai salah satu langkah pesantren dalam mengantisipasi merebaknya Covid-19. Jadi saya putuskan mulai Senin 30 Maret, seluruh santri diperbolehkan pulang ” tutur Kyai Adnan Syarif pada malam sambutan kepada Seluruh santri jam 20.00, Minggu, 29/3/2020.

Dalam proses pemulangan santri, Kyai Adnan Syarif meminta agar pengurus atau koordinator pemulangan santri di kawal ketat menggunakan mobil yang sudah di sediakan oleh Fasilitas Pesantren.

Baca Juga : Antisipasi Corona, Satpas SIM Terapkan Social Distancing di Jakarta Barat

“Titik pengantaran juga ditentukan berdasarkan zonasi. Hal ini untuk menghindari menumpuknya santri yang hendak pulang kerumah masing-masing, sehingga keamanan tetap terjaga,” jelas Kyai Adnan Syarif.

Sebelum memulangkan santrinya lebih awal, salah satu pesantren terbesar di Lumajang ini juga telah menerapkan lockdown di lingkungan pesantren. Bahkan proses imtihan yang sejatinya akan di gelar pada Juni 2020, ditunda hingga batas waktu yang ditentukan sampai semuanya aman. (Arul)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *