Connect with us

Kesehatan

Daftar Penyakit dengan Biaya Pengobatan Termahal di Dunia

Published

on

Doctor And Money
Share

Reportersatu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa biaya pengobatan dan perawatan penyakit di seluruh dunia telah tumbuh lebih cepat dibanding pertumbuhan ekonomi global lainnya. Ini menunjukkan bahwa kesehatan manusia masih menjadi prioritas teratas dalam sebuah kepentingan negara.

Baca Juga : Jangan Cabut Gigi Sebelum Tau Hal-Hal Ini

Masih dari laman yang sama, negara maju dengan tingkat pendapatan tinggi di dunia telah mengalokasikan pendapatan negara mereka sebesar 14 persen untuk kepentingan kesehatan warga negaranya. Dalam hal ini, Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara dengan alokasi dana terbesar jika dihitung pada tingkatan individu, yakni 8.047 dolar AS atau setara dengan Rp119 juta per orang per tahun.

Berikut adalah daftar penyakit dengan pengobatan termahal.

Penyakit yang berhubungan dengan sumsum tulang

Ada beberapa penyakit atau kelainan tubuh yang berhubungan dengan sumsum tulang. Di antaranya adalah leukemia (kanker darah), limfoma, anemia aplastik, dan kelainan mieloproliferatif. Biasanya, penyakit dan kelainan yang berhubungan dengan sumsum tulang merupakan faktor genetik, meskipun ada juga yang diakibatkan oleh faktor lingkungan.

Penelitian berjudul “A Review of the Costs, Cost-Effectiveness and Third-Party Charges of Bone Marrow Transplantation” yang diterbitkan dalam Stem Cells Journals tahun 1996 menyatakan, biaya tindakan untuk transplantasi sumsum tulang bisa mencapai lebih dari 300.000 dolar AS atau setara dengan  Rp4,4 miliar per sekali tindakan.

Angka tersebut adalah perkiraan biaya pada tahun 1996, ketika penelitian dipublikasikan. Jika ditambahkan dengan faktor inflasi dan lain sebagainya, kini biaya transplantasi sumsum tulang bisa mencapai lebih dari 500.000 dolar AS atau sekitar Rp8 miliar. Angka tersebut menjadikan transplantasi sumsum tulang adalah salah satu operasi paling mahal di dunia.

Penyakit paru-paru

Salah satu penyakit mematikan yang berhubungan dengan paru-paru adalah kanker paru-paru. Kanker paru-paru merupakan satu dari beberapa kanker dengan tingkat kematian tertinggi di dunia. Merokok dan asap rokok masih menjadi salah satu penyebab utama dari kanker paru-paru. Namun, penyebab lainnya pun tidak boleh disepelekan.

Jika pasien membutuhkan transplantasi paru-paru, maka biaya pengobatan dan perawatannya akan sangat mahal. Menurut riset yang ditulis di laman Science Daily, biaya minimal transplantasi paru-paru mencapai 135.000 dolar AS atau sekitar Rp2 miliar.

Namun, akibat kondisi paru-paru donor yang sering tidak cocok dengan pasien, hal tersebut membuat keberadaan paru-paru menjadi sangat langka dan membuat biayanya makin meroket. 

Jika pun pasien tidak diharuskan menjalani transplantasi, biaya pengobatan dan perawatan kanker paru-paru juga sangat mahal, mungkin bisa 3-4 kali lipat dibandingkan biaya transplantasinya.

Kanker hati

kebutuhan pengobatan dan tingkat biaya yang ditanggung oleh pasien sangat bergantung pada tindakan-tindakan medis yang diambil. Namun, secara umum, biaya perawatan tumor hati ganas bisa mencapai 6.000 dolar AS atau Rp88 juta per pasien per tujuh hari perawatan.

Biaya itu belum termasuk biaya transplantasi hati yang mungkin saja dibutuhkan oleh pasien. Total biaya yang dibutuhkan untuk transplantasi hati biasanya berkisar 600.000 dolar AS atau Rp8,8 miliar.

Sayangnya, jika melihat statistik medis, kanker hati merupakan salah satu jenis kanker yang cukup banyak menyebabkan kematian dalam rentang 60-70 persen.

Kanker otak

Biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan pengobatan pada pasien kanker otak bisa mencapai 700.000 dolar AS atau sekitar Rp10 miliar. Meskipun asuransi mungkin menanggung sebagian biaya pengobatan tersebut, tetapi ada banyak biaya perawatan yang tidak ditanggung oleh asuransi.

Sama seperti kanker berbahaya lainnya, kanker otak juga memiliki tingkat kematian yang tinggi. Melansir cancer.net, tingkat kematian pada kanker otak akan meningkat seiring dengan tingkatan usia pasien. Diperkirakan ada lebih dari 18 ribu orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat penyakit keganasan ini.

Tumor dan kanker otak juga merupakan penyakit yang paling mendominasi di antara semua penyakit tumor sistem saraf pusat. Namun, kanker otak ganas sebetulnya merupakan penyakit yang sangat langka. Karena semasa hidupnya, manusia hanya memiliki risiko sebesar 1 persen untuk terkena kanker ini.

Kanker dan penyakit usus kronis lainnya

Rata-rata, biaya transplantasi usus bisa mencapai 300.000 dolar AS atau Rp4,4 miliar. Namun, pada beberapa kasus, biaya transplantasi bisa 2-4 kali lipat dibandingkan dengan angka tersebut. Prosedur transplantasi usus juga termasuk salah satu tindakan medis paling rumit dan berisiko tinggi.

Dulu kanker usus merupakan penyakit yang banyak diderita oleh kelompok usia di atas 50 tahun. Namun, usia lebih muda pun, yaitu 45 tahun, bisa terkena.

Itulah beberapa penyakit dengan biaya pengobatan dan perawatan termahal di dunia. Jagalah kesehatanmu sebaik mungkin.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *