Connect with us

Kuliner

Coba 5 Makanan Halal Saat Berkunjng ke Eropa Barat

Published

on

Vpeqh2zzyt
Share

Reportersatu, Bagi wisatawan muslin, ketika berkunjung ke negara Eropa Barat salah satu hal yang selalu membuat bingung adalah ketika akan mencari makanan. Tidak jarang keinginan mengisi perut harus tertunda karena belum menemukan restoran yang menjual makanan halal.

Kuliner Eropa Barat layaknya masakan di negara-negara Eropa lainnya sebetulnya memiliki beragam variasi, mulai dari street food halal sampai kuliner yang cocok dikonsumsi para vegetarian. Berikut kuliner halal yang bisa dicoba saat mengunjungi negara Eropa Barat.

1. Cornish Pasty dari Inggris

Saat berlibur ke Inggris, wisatawan wajib mencoba menyantap street food yang berasal dari Cornwall ini. Sekilas cornish pastry sangat mirip dengan pastel goreng yang banyak dijual di Indonesia. jangan salah, meski sama-sama mengambil bentuk pastry isi berbentuk huruf D, cornish pastry memiliki isian daging sapi yang sangat padat. Isian daging yang gurih ini bercampur dengan irisan wortel, kentang, dan bawang bombai yang menyehatkan.

2. Ikan Herring dari Belanda

Salah jika mengira hanya orang Jepang yang gemar mengkonsumsi ikan mentah. Masyarakat Belanda juga sangat gemar mengkonsumsi ikan mentah berjenis ikan herring yang sudah diawetkan. Apabila wisatawan tengah berlibur ke Belanda jangan lewatkan mencoba street food ikan yang lumer di lidah ini.

Biasanya, wisatawan akan mendapati penjual ikan herring menjajakan makanan ini dalam irisan-irisan fillet berbentuk dadu atau persegi panjang. Penyajiannya ditemani acar timun dan irisan bawang berbalur cuka, serta pelengkap lainnya seperti bunga pala atau daun salam.

3. Gromperekichelcher dari Luxembourg

Gromperekichelcher merupakan street food  halal dari Luxembourg. Makanan ini merupakan perpaduan yang sempurna antara rasa gurih, renyah, dan tentu saja praktis dibawa sembari berjalan-jalan.

Gromperekichelcher terdiri dari ketang yang dilumatkan, dicampur irisan bawang bombai dan daun parsley, kemudian dibentuk seperti lembaran piringan berdiameter kecil. Untuk mendapat tekstur yang crispy, Gromperekichelcher digoreng dalam suhu yang tinggi hingga berwarna kecoklatan.

4. Beignet dari Prancis

Meskipun terkenal sebagai sajian roti goreng di negara bagian Louisiana di Amerika, Beignet sejatinya berasal dari Perancis. Pembuatannya cukup mirip dengan pembuatan roti donat dengan taburan gula bubuk. Saat mengunjungi negara yang terkenal akan Menara Eiffelnya ini, jangan lewatkan untuk mencicipi Beignet.

5. Kartoffelsalat dari Jerman

Orang Jerman dikenal sebagai pemakan kentang yang ulung. Ketang telah menjadi makanan pokok di negeri asal Tembok Berlin ini sejak ratusan tahun silam. Hingga kini street food  halal di Jerman umumnya mengandung kentang sebagai pengganti bahan daging, salah satunya seperti Kartoffelsalat.

Kartoffelsalat biasanya disajikan dalam keadaan dingin atau hangat. Sajian berjenis salad ini terdiri dari potongan kentang yang diiris tipis dan dicampur mayonnaise, yogurt, atau krim susu.

Saat sedang berlibur ke Eropa Barat, wisatawan juga bisa mengunjungi restoran-restoran Turki yang banyak tersebar di kota-kota besar untuk mendapatkan makanan halal yang tidak kalah nikmat. Tetapi, tentu saja tidak ada yang bisa mengalahkan nikmatnya makanan lokal daerah setempat.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *