Connect with us

Lensa Artis

Berikut 5 Bahaya Konsumsi Lemak Terlalu Banyak Untuk Tubuh

Published

on

Share

Reportersatu, Diet tinggi lemak seperti Atkins dan keto menjadi sorotan selama beberapa tahun terakhir.

Lemak sehat juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun makan terlalu banyak lemak setiap hari dapat menimbulkan masalah energi, pencernaan, dan tidur.

Sebetulnya, dalam aktivitas sehari-hari tubuh juga membutuhkan lemak untuk diubah menjadi energi.

Namun, jika kita mengonsumsinya terlalu banyak, dapat memberikan dampak buruk kepada tubuh kita.

Sudah semestinya jika sesuatu yang kita konsumsi baiknya dikonsumsi secukupnya dan tak berlebihan, termasuk lemak.

Agar Anda dapat mengetahui dengan seksama, berikut ini kami telah rangkum 5 bahaya konsumsi lemak terlalu banyak untuk tubuh.

1. Membuat Perut Kembung

Bahaya konsumsi lemak terlalu banyak untuk tubuh yang pertama adalah dapat membuat perut kembung.

Makanan berserat tinggi seperti brokoli dan kubis Brussel cenderung menjadi penyebab timbulnya gas dan kembung. Tapi makan terlalu banyak lemak dapat menyebabkan gejala yang sama.

Lemak sulit dipecah oleh tubuh, menyebabkan mereka berfermentasi lebih lama di perut, menurut Mayo Clinic. Akibatnya, sering kali bisa menyebabkan sendawa, kembung atau gas.

2. Sering Buang Air Besar

Bahaya konsumsi lemak terlalu banyak untuk tubuh berikutnya adalah dapat membuat Anda sering buang air besar.

Menurut Harvard Health Publishing, ketika makanan berlemak yang dimakan tidak terserap dengan baik, usus besar bisa menghasilkan cairan berlebih, menyebabkan diare.

Umumnya, makanan tinggi lemak juga lebih rendah serat (pikirkan: daging berlemak, produk susu berlemak penuh, makanan yang digoreng).

Serat dalam sayuran, buah, dan biji-bijian menambah kotoran, menurut Mayo Clinic.  Jadi, buang air besar mungkin bukan hanya karena diet tinggi lemak tetapi juga karena kekurangan serat.

3. Mudah Lelah dan Lesu

Bahaya konsumsi lemak terlalu banyak selanjutnya ialah membuat tubuh jadi mudah lelah dan lesu. Meskipun tubuh membakar lemak untuk energi, makan makanan tinggi lemak dapat membuat tubuh merasa lesu atau lelah di siang hari.

Memang, makan makanan tinggi lemak dikaitkan dengan kelelahan, terlepas dari keseluruhan kebiasaan kesehatan dan gaya hidup seseorang.

Setelah mengamati pola makan dan tingkat kelelahan 784 orang dewasa, sebuah penelitian menemukan mereka yang makan lebih banyak lemak memiliki tingkat kantuk di siang hari yang lebih tinggi.

4. Picu Masalah Berat Badan

Bahaya konsumsi lemak terlalu banyak untuk tubuh yang selanjutnya adalah dapat memicu berat badan.

Meskipun diet tinggi lemak sering digunakan untuk menurunkan berat badan, Anda pasti masih bisa menambah berat badan jika Anda berlebihan – dan itu yang sering terjadi.

Ini tergantung pada kalori yang Anda konsumsi. Karbohidrat dan protein keduanya mengandung 4 kalori per gram, menurut Harvard Health Publishing.

Setiap kali Anda makan dengan kelebihan kalori (makan lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar), tubuh Anda akan bertambah berat, terlepas dari makro mana yang Anda konsumsi secara berlebihan.

Tetapi mengingat lemak lebih tinggi kalori, mereka dapat mendorong Anda ke dalam kelebihan kalori lebih mudah daripada protein atau karbohidrat.

5. Tidur Tak Nyenyak

Bahaya konsumsi lemak terlalu banyak terakhir ialah tidur jadi tidak nyenyak. Meskipun makan terlalu banyak lemak dapat menyebabkan Anda mengantuk atau lesu di siang hari, Anda juga mungkin mengalami kesulitan untuk tertidur.

Lemak adalah nutrisi yang membutuhkan waktu paling lama untuk diolah dalam sistem.

Saat tidur, tubuh secara alami memperlambat pencernaan, itulah sebabnya kebanyakan ahli menyarankan untuk tidak makan makanan berat sebelum tidur.

Makanan atau makanan tinggi lemak, khususnya, dapat membuat tubuh lebih sulit tidur, menurut Mayo Clinic.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *