Connect with us

Nusantara

Bantu Atasi Lonjakan Covid-19, Khofifah Kirim Mobil PCR ke Bangkalan

Published

on

Share

Reportersatu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura seiring dengan meningkatnya kasus penyebaran virus corona di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir ini, Koordinasi termasuk upaya antisipasi penyebaran ke wilayah terdekat, yakni Surabaya.

Selain itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pemkab Bangkalan dan Pemkot Surabaya melakukan sejumlah langkah simultan untuk mengatasi lonjakan kasus positif Covid-19.

Sebagai langkah pertama Pemprov Jatim melakukan percepatan rujukan pasien Covid-19 dari Bangkalan ke RSUD dr Soetomo dan rumah sakit rujukan lainnya di Surabaya. Sejak lima hari terakhir ini sudah berjalan.

loading...

Baca juga : Kemensos Terjunkan Staf, Antisipasi Gempa dan Tsunami di Jatim

Di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu pihaknya juga mempersiapkan penambahan bed perawatan pasien Covid-19, yang kini memang angka huniannya sudah cukup tinggi.

“Karena saat ini BOR di Kabupaten Bangkalan terus meningkat. Di RSUD Bangkalan bed nya itu dari 90 tempat tidur, yang terpakai sudah 73 bed,” kata Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah juga menyampaikan bahwa rumah sakit Bangkalan membutuhkan alat High Flow Nasal Cannula (HFNC), ventilator, serta beberapa jenis obat.

“Kami juga telah mengusulkan ke dirjen di Kemenkes agar 32 HFNC dikirimkan langsung ke Bangkalan. Lalu bagi pasien yang kondisinya berat bisa segera dirujuk langsung ke RSUD dr Soetomo,” ucapnya.

Tidak hanya itu, sejak kemarin sejumlah mobil PCR test dari Pemprov Jatim juga sudah dikirimkan untuk memasifkan testing di titik-titik episentrum lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

“Saya terus update, mobil PCR tersebut sudah sampai di Bangkalan. Namun ada kendala memang, masih banyak masyarakat yang belum berkenan untuk di swab PCR,” katanya.

Maka langkah-langkah persuasif, kata Khofifah, diharapkan bisa menimbulkan kesadaran masyarakat agar bersedia menjalani tes. Demi keselamatan bersama.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bangkalan Sudiyo memaparkan, angka kasus Covid-19 di Bangkalan usai libur Lebaran 2021 memang sangat mengkhawatirkan, yakni terdapat 34 kasus kematian dalam 14 hari, dan dalam sepekan terdapat 169 kasus aktif.

“Per hari Minggu (6/6) ini malah ada tambahan 28 kasus baru lagi, dan penderita kebanyakan memang dari Kecamatan Arosbaya,” katanya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *