Connect with us

Kesehatan

Bahaya Hirup Ingus Anak Rongga Hidung Bisa Rusak

Published

on

Reportersatu, Bahaya Hirup Ingus Anak Rongga Hidung Bisa Rusak
Share

Reportersatu, Saat anak terserang pilek, tak jarang orangtua rela untuk menyedot lendir hidung anaknya, karena tidak tega si anak kesulitan bernapas. Tapi, ternyata langkah itu kurang efektif. Alih-alih itu malah membuat si orang tua ikutan sakit karena menghirup atau menelan lendir hidung yang lebih sering disebut ingus.

“Itu bukti efektivitasnya tidak terlalu banyak, malah lebih nanti orangtuanya mudah tertular, karena akhirnya orang tuanya menghirup kalau ada kuman,” ujar Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K) dalam acara Betadine di Jakarta Pusat.

loading...

Alih-alih dihirup dr. Nastiti menyarankan untuk dikeluarkan dengan cara yang lebih aman, seperti diintervensi dengan obat semprot carragelose, atau obat oles yang aman, sehingga ingus tidak keluar dengan cara dipaksa.

“Lebih baik dia dikeluarkan dengan cara-cara yang lebih ada penelitiannya, seperti misalnya diberikan sempot carragelose tadi, atau topikal (obat oles) yang aman, sehingga lendirnya lebih banyak keluar secara alami tanpa disedot, disedot juga kan sakit,” jelasnya.

Dokter anak yang berpraktik di RSCM itu juga menyebut segala sesuatu yang dipaksakan untuk mengeluarkan ingus adalah tindakkan yang kurang tepat, karena bisa merusak lapisan pelindung di dalam rongga hidung alias epitel.

Tindakan pemaksaan itu termasuk menarik hidung untuk mengeluarkan ingus, ataupun memaksa sekuat tenaga untuk mengeluarkan ingus.

“Nggak (boleh dipaksa keluar), pertama dia lecet yang kedua dia merusak epitel-epitel hidungnya. Pokoknya segala sesuatu yang dipaksaakan tidak baik, karena dia bisa merusak epitel-epitel,” tegasnya.

Baca Juga : Benarkah Konsumsi Air Putih Bisa Menurunkan Badan ? Ini Jawabannya

Adapun jika terpaksa untuk dikeluarkan karena sulit bernapas, bisa memakai alat seperti cotton bud untuk mengeluarkan ingus.

“Kalau mau ada sesuatu dibersikan dengan cotton bud, boleh. Tapi tidak boleh dibersihkan dengan sesuatu yang sampai sedotan keras. Dibersihkan jangan dipaksa sekuat kuatnya,” tutupnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *