Connect with us

Internasional

Atasi Perubahan Iklim, AS Berharap Dapat Jalin Kerjasama Dengan China

Published

on

Share

Reportersatu, Hubungan AS-China telah memanas sejak pemerintahan mantan Presiden Donald Trump. Mereka memiliki ketidaksepakatan dalam perdagangan. Selain itu, AS menuding China telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis minoritas Uighur di Xinjiang. AS juga mengecam tindakan China di Taiwan dan Hong Kong.

Namun pemerintahan Presiden Joe Biden optimistis bisa menjalin kerja sama dengan China di bidang iklim. Hal ini di sampaikan langsung oleh Utusan Khusus Kepresidenan AS untuk Iklim John Kerry.

loading...

“Presiden Biden telah memperjelas dan saya telah menjelaskan, masalah lain yang kita miliki denganChina seperti perdagangan, tidak perlu kita lakukan pada iklim,” kata Kerry.

Baca Juga : Penyebaran Kasus Baru Virus Corona di Prancis Meningkat Tajam

China menargetkan untuk mengurangi emisi dengan kadar karbon netral pada 2060. Sementara pemerintahan Biden diperkirakan akan mengumumkan target baru untuk mengurangi emisi pada pertemuan tingkat tinggi iklim pada 22 April.

Kerry mengambil bagian dalam dialog iklim untuk Timur Tengah dan Afrika Utara yang diselenggarakan oleh Abu Dhabi pada Ahad (4/4). Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan dialog itu akan fokus pada persiapan nasional dan regional menjelang KTT iklim PBB yang akan diadakan di Glasgow pada November.

Kerry mengatakan negara-negara itu akan membahas bagaimana mengurangi ketergantungan pada batu bara, serta bagaimana “meningkatkan ambisi” pada perubahan iklim menjelang konferensi November.

“Saya pikir generasi berikutnya akan berteriak kepada kami untuk memenuhi janji kami,” ujar Kerry.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *