Connect with us

Lensa Artis

Arief Muhammad Ungkap Gejala Yang Ia Alami Selama Positif Covid-19

Published

on

Share

Reportersatu, YouTuber Arief Muhammad menjadi pesohor berikutnya yang terinfeksi virus Corona.

Lewat unggahan di fitur Instagram Story Arief mengungkap berbagai gejala yang ia rasakan selama terpapar virus asal Wuhan tersebut.

Arief menjelaskan bahwa gejala pertama yang ia rasakan muncul pada Jumat (16/4). Di hari pertama, ia merasakan sejumlah keluhan termasuk demam tinggi hingga 39,3 derajat Celcius tak tak kuat lagi berjalan.

“Covid hari pertama, demam tinggi 39,3 derajat. Badan menggigil, tulang rasanya remuk, nggak kuat jalan, sempoyongan kayak mau tumbang,” tulis Arief di Instagram.

Dia menambahkan bahwa tubuhnya terasa sangat lelah dan nyeri hingga susah tidur. “Badan tuh nggak enak banget,” ungkapnya.

loading...

“Kayak capek dan pegel2 nggak karuan. Duduk nggak enak, berdiri nggak enak, tidur aja nggak enak, nyeri semua,” imbuhnya.

Karena kondisinya semakin drop di hari berikutnya, Arief Muhammad akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter. Ia kemudian dirawat di rumah sakit agar kondisinya lebih terkontrol.

“Covid hari kedua, bangun-bangun tenggorokan sakit banget. Itu kayak udah dahak semua isinya. Badan masih lemes, berdiri masih nggak kuat,” jelasnya.

Sesampainya di RS, Arief diobservasi oleh tim medis. “Sampai di RS, masuk IGD dulu untuk observasi. Darah diambil 4 botol + rontgen untuk liat kadar flek di paru-paru. Alhamdulillah hasilnya bagus. Paru-paru bersih, sedikit sekali fleknya,” jelas penulis novel Poconggg Juga Pocong tersebut.

Namun, kondisi Arief semakin memburuk di hari ketiga (hari ini). Tubuhnya menggigil hebat lebih dari yang dirasakannya di hari pertama.

“Covid hari ketiga, subuh barusan. Tiba-tiba menggigil hebat, menggigilnya lebih parah dari hari pertama, badan sampai gemeter nggak karuan. Akhirnya mencet bel panggil suster. Lalu sama dokter dikasih paracetamol,” ungkap Arief.

Beruntung, kondisi Arief sudah mulai membaik, meski ia mulai kehilangan indera penciumannya. “Sekarang sudah reda.

Barusan itu gila banget menggigilnya. Badan sampai geter semuanya. Tapi indra penciuman mulai hilang saudara-saudara,” paparnya.

Tak berhenti di situ, sebab Arief juga mulai kehilangan indera perasanya. Dia menambahkan, “Tadi pagi, beberapa menit setelah anosmia (indera penciuman hilang), indera perasa juga ikutan hilang. Sekarang makan apa aja nggak ada rasanya.”

“Positif thinking aja, sekarang kalau makan obat bisa langsung diemut terus telen. Nggak perlu bantuan pisang atau air lagi,” pungkas Arief.

Sementara itu, Arief Muhammad masih menjalani perawatan intensif hingga saat ini. Dia juga berjanji untuk terus membagikan kondisinya selama berjuang melawan penyakit tersebut.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *