Connect with us

Internasional

Antisipasi Wabah Corona, Trump Desak Warga AS Agar Kurangi Aktivitas diluar Rumah

Published

on

Antisipasi Wabah Corona, Trump Desak Warga As Agar Kurangi Aktivitas Diluar Rumah
Share

Reportersatu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donadl trump pada Senin 16 Maret menyerukan kepada warga AS agar tidak berkerumun untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Baca Juga : Bajak Laut Meredup, Perbudakan Berkembang

Seruan Trump itu berbarengan dengan Gedung Putih yang mengeluarkan pedoman kepada warga AS yang harus ditaati selama 15 hari ke depan atau hingga akhir Maret 2020.

Presiden Donald Trump mendesak semua lansia di AS untuk tinggal di rumah dan semua orang menghindari kerumunan dan makan di restoran.

loading...

“Kita bersatu sebagai satu negara dan kita akan mengalahkan virus [corona],” kata Trump mengutip AP News, Selasa (17/3/2020). Ia menambahkan, “Kita bisa berbelok di tikungan dan mengubahnya dengan cepat.”

Trump tidak menyebut secara pasti batas umur lansia yang harus tinggal di rumah. Namun jika mengutip kebijakan Gubernur California Gavin Newsom pada Minggu 15 Maret, ia meminta semua warga California yang memiliki kondisi kronis atau berusia ke atas 65 tahun untuk berdiam diri di rumah.

Baca Juga : Hama Tikus dijadikan Obyek Foto Yang Menghasilkan Karya

Sementara itu, dalam pedoman yang dikeluarkan Gedung Putih menyebutkan, selama setengah bulan ke depan, mereka yang tinggal di AS tidak boleh berkumpul lebih dari 10 orang, pelajaran sekolah dilakukan di rumah dan kunjungan sosial dihindari.

Kemudian jika ada keluarga yang positif virus corona, setiap orang yang tinggal satu atap dengan pasien harus tinggal di rumah.

Presiden Trump ketika ditanya kapan pandemi akan mereda, ia menjawab “jika kita melakukan pekerjaan yang benar-benar baik” krisis bisa melewati puncak musim panas atau Juni-Juli.

Trump menambahkan bahwa dia belum berencana melakukan pembatasan perjalanan domestik. Dia juga enggan menyarankan negara bagian untuk membatalkan pemilihan utama ke depan.

Baca Juga : Pesawat Pegasus Airlines, Boeing 737-86J, Tergelincir

Kasus virus corona di AS, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 16 Maret, mencapai 1678, dan 41 kematian.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *