Connect with us

Internasional

Antisipasi Penyebaran Virus, Thailand Tangguhkan Kunjungan Dari India

Published

on

Share

Reportersatu, Sebagai upaya untuk menangkal penyebaran virus Corona, Thailand telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kalau mereka akan menangguhkan kunjungan dari India mengingat kasus virus corona disana yang sedang melonjak. Saat ini di Bangkok, toko-toko ditutup dan juga diterapkannya protokol kesehatan, Senin (26/4).

Kedutaan Thailand di New Delhi menyatakan pernyataannya yang mengatakan bahwa Thailand tidak akan memberikan akses masuk bagi mereka yang datang dari India dan juga bukan warga negara Thailand.

loading...

Baca Juga : Atasi Lonjakan Covid-19, Jerman Kirim Bantuan Oksigen Dan Obat-Obatan ke India

India pada hari Senin mencetak rekor kelam dalam kasus virus corona selama lima hari berturut-turut dengan 352,991 kasus baru terjadi di sana. Rumah sakit di India bahkan sampai kehabisan suplai oksigen, obat-obatan dan juga kamar untuk para pasiennya.

Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT) membantah laporan yang mengatakan kalau ada jet pribadi yang membawa orang-orang kaya India ke Thailand.

“Kami mengkonfirmasi bahwa tidak ada penerbangan dari orang-orang kaya India yang meminta ke CAAT untuk memberikan akses masuk ke Thailand,” kutip pernyataan yang dikeluarkan pada akhir pekan tersebut.

Namun akan ada empat penerbangan repatriasi dari India ke Thailand di bulan Mei nanti, ungkap CAAT.

Thailand saat ini juga sedang menghadapi pandemi virus coronanya sendiri dengan adanya 2,048 kasus baru di hari Senin ini, membuat total infeksi menjadi 57,508. Dari kasus yang terjadi di hari Senin ini, 901 nya terjadi di Bangkok yang mana merupakan tempat pusat penyebaran virus terjadi.

Taman-taman, gym, bioskop dan pusat perbelanjaan di Bangkok diperintahkan untuk ditutup dimulai pada tanggal 26 April sampai 9 Mei.

Mereka yang tidak mengenakan masker di luar rumahnya akan dikenakan denda sekitar 20,000 baht (9 juta rupiah). Peraturan-peraturan baru juga sedang didiskusikan untuk mengatasi pandemi virus corona di Thailand.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *