Connect with us

Nusantara

Antisipasi Corona, Satpas SIM Terapkan Social Distancing di Jakarta Barat

Published

on

Antisipasi Corona, Satpas Sim Terapkan Social Distancing Di Jakarta Barat
Share

Reportersatu, Pemberlakuan social distancing  atau jaga jarak guna mengantisipasi wabah virus corona tipe 2 yang menyebabkan covid-19 juga diterapkan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga : Dampak Banjir PLN Melakukan Pemadaman Aliran Listrik Demi Keselamatan Warga

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan bila pemberlakuan ini dilakukan sudah sejak Senin (16/3/2020) lalu.

“Diterapkan mulai senin kemarin, Ini kita lakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan virus corona, yang mana corona itu kita ketahui semuanya, cepat menyebar dengan media keramaian” kata Hedwin saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2020).

loading...

Dalam praktiknya, pengaju SIM berdiri dan duduk dengan orang yang berasa didekatnya kurang lebih berjarak 1 meter jauhnya.

Baca Juga : Keluarga Besar FKPPI Membentuk Anak Kolong Bikers Indonesia, Untuk Memberantas Narkoba

“Ketika memasuki kantor Satpas dan di cek suhu badan, penguji SIM harus antre dengan penguji SIM lainnya dengan jarak 1 meter.” ujar Hedwin.
Setelah masuk pengisian formulir dan pembayaran biaya administrasi juga dilakukan sama dengan menjaga jarak tubuh.

“Jaga jarak juga dilakukan ketika penguji SIM duduk di ruang tunggu, terdapat kursi yang sudah ditandai dengan huruf “X” berwarma merah” tambahnya.

Dikatakan Hedwin, Artinya tempat itu sengaja dikosongkan untuk memberi jarak penguji satu dengan lainnya ketika duduk menunggu.

Selain jaga jarak beberapa upaya juga sudah dilakukan oleh pihak Satpas SIM guna mengantisipasi tersebarnya virus Corona.

“Selain itu yang kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, penggunaan sarung tangan, mempersiapkan hand sanitizer, penyemprotan desinfektan secara rutin, mempersiapkan klinik kesehatan, dan mempersiapkan tenaga medis,” ujarnya.

Baca Juga : RSUD Kota Bogor Mencatat, Jumlah Penderita Kangker Meningkat

Sejauh ini, Hedwin mengklaim jumlah pengaju SIM masih normal seperti biasa. “Untuk jumlah peserta uji sim masihseperti biasa,” ujarnya. (Tito)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *