Connect with us

Seni & Budaya

Anies Baswedan Apresiasi 450 Karya Seni Srihadi Soedarsono

Published

on

Anies Baswedan Apresiasi 450 Karya Seni Srihadi Soedarsono (2)
Share

Reportersatu, Pelukis tanah air Srihadi Soedarsono memamerkan ratusan karyanya yang ditampilkan itu merupakan arsip karya Srihadi yang didokumentasikan sejak era Revolusi (1946) hingga Reformasi (2006).

Yang terdiri dari 450 karya cat air, sketsa, gambar di atas kertas serta tujuh lukisan di atas kanvas dalam pameran tunggal bertajuk “70 Tahun Rentang Kembara Roso” di Galeri Nasional.

“Kertas-kertas ini sangat berharga bagi saya sendiri, karena merupakan bagian dari sejarah karir saya sebagai seniman,” ujar Srihadi saat membuka pameran tunggalnya di Jakarta, Kamis.

Anies Baswedan Berupaya Menjaga Karya Seninya

loading...


Dia berupaya menjaga karya karyanya sebaik mungkin untuk generasi penerus seni rupa Indonesia.

“Saya harap lebih banyak pecinta seni yang bisa menghargai karya dengan media kertas.

Karya yang menggunakan material kertas bagi saya sama kualitasnya dengan lukisan di atas kanvas. Jadi kanvas dan kertas sama saja yang terpenting kualitas gambarnya.”

Baca Juga : Cikal Bakal Adanya Masjid dan Makam Kalipasir di Tangerang

Karya seni rupa dengan medium kertas merupakan salah satu tradisi Eropa yang menunjukkan kekuatan artistik dari zaman ke zaman.

Srihadi menunjukkan bahwa karya karyanya senantiasa konstektual dengan kebudayaan yang berkembang pada waktu itu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan pameran tunggal tersebut merupakan kesempatan berharga bagi kita semua untuk dijadikan sarana komunikasi, apresiasi, dialog budaya lewat bahasa estetika.

Karya Seni Anies Memberikan Banyak Inspirasi

“Karya beliau sungguh memberikan banyak inspirasi tentang potensi kreatif pelaku seni Indonesia yang diakui dunia saat ini dan menjadi bagian dari simpul intelektualitas dunia mengenai kemanusiaan dan bangsa ini untuk perdamaian dunia,” jelas Anies.

Baca Juga : Warisan Sejarah Pukubuwono X, Mobil Pertama Yang Berada di Indonesia

Anies menambahkan tanpa meninggalkan identitas ke-Indonesian, kita turut memajukan peradaban bangsa di kancah internasional.

“Kami berharap dari pameran ini akan lahir seniman seniman lainnya yang menyuarakan pesan-pesan kemanusiaan dari bangsa ini untuk perdamaian dunia,” harap Anies.

Pameran tersebut dipersiapkan selama enam bulan. Kepala Galeri Nasional, Tubagus Andre Sukmana, mengatakan Srihadi adalah mahaguru dan figur teladan dalam kiprahnya pada dunia seni rupa.

“Beliau sangat disiplin dan intens berkarya dalam berbagai gagasan dan medium ekspresinya, tetapi hasilnya tetap mengagumkan dengan pencapaian artistik yang tinggi,” kata Andre.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *