Connect with us
DomaiNesia

Internasional

Amerika Sebut China Lakukan Genosida

Published

on

Special Presidential Envoy For Hostage Affairs Robert Obrien Speaks To Families Of American Hostages 40559652873 (1)
Share

Reportersatu, Robert O’Brien Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), menyatakan China melakukan sesuatu yang mendekati genosida dengan perlakuannya pada Muslim di wilayah Xinjiang termasuk pada gerakan pro-demokrasi Hong Kong.

“Jika bukan genosida, sesuatu yang dekat dengan itu berlagnsung di Xinjiang,” tutur Robert O’Brien dalam acara online yang dipandu Aspen Institute.

AS mengecam perlakuan China pada Uighur dan etnik minoritas Muslim lainnya di Xinjiang. AS juga menerapkan sanksi pada para pejabat yang dituduh melakukan pelanggaran di Xinjiang.

Sejauh ini AS tidak menyebut tindakan China itu sebagai genosida karena hal itu memiliki dampak legal besar dan memerlukan aksi lebih keras terhadap Beijing.

Baca Juga : Taliban Akan Hentikan Serangan di Afganistan Secara Bersyarat

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan lebih dari satu juta Muslim ditahan di Xinjiang. Para aktivis menyebut kejahatan kemanusiaan dan genosida terjadi di sana.

China menyangkal semua tuduhan itu dan menyatakan berbagai kamp di wilayah itu memberi pelatihan kejuruan dan membantu memerangi ekstremisme.

O’Brien menyebut penyitaan oleh badan bea cukai AS pada jumlah besar produk rambut yang dibuat dengan rambut manusia dari Xinjiang.

“China secara harfiah mencukur kepala wanita Uighur dan membuat produk rambut serta mengirimnya ke AS,” papar dia.

Proteksi Cukai dan Perbatasan AS menyatakan pada Juni bahwa pihaknya telah menyita pengiriman dari Xinjiang berupa produk-produk dan asesoris rambut yagn diduga merupakan produk kerja paksa yang dibuat dengan rambut manusia.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *