Connect with us

Internasional

Amankan KTT G7, Inggris Terjunkan Ribuan Polisi

Published

on

Share

Reportersatu, Terkait akan adanya aksi unjuk rasa pada saat di gelarnya pertemuan tatap Muka pertama antara para pemimpin negara kaya (KTT G7), Inggris menerjunkan ribuan personel polisinya guna menjaga pertemuan tersebut.

Pertemuan tatap muka pertama antara para pemimpin negara kaya ini akan fokus membahas pandemi Covid-19 dan perubahan iklim.

Polisi sudah menutup jalan dan jalur pantai ke Carbis Bay, resor kecil di pinggir pantai yang akan menjadi tempat diadakannya KTT tersebut.

Baca Juga : Kepolisian Australia dan FBI AS Berhasil Tangkap Kriminal di Dunia

loading...

Sebanyak 5,000 pasukan tambahan sudah terdaftar untuk membantu 6,500 pasukan lainnya, ungkap kepolisian Devon dan Cornwall.

“Segala hal yang akan kami lakukan nanti akan sesuai dengan hukum,” ujar Asisten Kepala Polisi Glen Mayhew yang bertanggung jawab atas keamanan KTT G7.

“Kami mengerti bahwa seluruh mata dunia sedang tertuju ke kami dalam tujuh hari kedepan,” tambahnya.

Walaupun ancaman terorisme masih tetap ada. Fokus pengamanan kali ini adalah untuk mengatasi berbagai unjuk rasa yang beberapa diantaranya kemungkinan akan menyebabkan kekacauan besar.

“Hak kami tidak akan didengar kalau kami hanya melakukan unjuk rasa dengan sopan dan damai. Hak kami dimenangkan dengan terus menciptakan kebisingan dan kekacauan. Intinya mengganggu mereka,” kutip pernyataan kelompok Kill The Bill, salah satu dari 20 kelompok aktivis yang bergabung dengan koalisi Resist G7 Coalition (RG7).

“Kami akan lantang. Kami akan membuat kekacauan. Kami akan mengganggu,” kata kelompok tersebut yang menentang peraturan diberikannya polisi kekuasaan lebih.

Polisi mengatakan mereka mendukung unjuk rasa yang damai dan sudah menentukan empat lokasi untuk para demonstran berunjuk rasa. Tapi RG7 mengatakan kalau mereka akan memboikot tempat-tempat tersebut.

“RG7 tidak berdiskusi atau bekerja sama dengan polisi. Mereka tidak akan menyambut baik kehadiran kami,” kutip pernyataannya di situs resminya.

Polisi mengindikasikan  kalau mereka akan bersikap lebih keras dari biasanya. Mereka menjelaskan kalau mereka tidak bisa membiarkan kekacauan begitu saja terjadi dan segala bentuk pelanggaran akan ditangani dengan keras.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *