Connect with us

Internasional

Alami Lonjakan Tajam, Jepang Berlakukan Tanggap Darurat Covid-19

Published

on

Share

Reportersatu, Setelah mengalami lonjakan yang tajam kasus Covid-19 sejak awal maret, Pemerintah Jepang pada Kamis (1/4/21) mengatakan akan memberlakukan tanggap darurat, seperti pengurangan jam kerja dan meminta masyarakat untuk bekerja dari rumah serta menghindari kegiatan seperti karaoke, di wilayah barat Osaka guna menekan kasus Covid-19.

Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura mengatakan acara obor Olimpiade di kota utama di prefektur tersebut sebaiknya ditunda, sehari setelah dirinya menyatakan kewaspadaan akan kemunculan gelombang keempat pandemi.

loading...

Menurut Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, yang juga ketua Satgas Covid-19 Jepang mengatakan, langkah pengendalian infeksi akan mencakup prefektur di Osaka, Hyogo serta Miyagi dan berlangsung mulai 5 April sampai 5 Mei.

Keputusan akhir mengenai langkah tersebut akan ditentukan pada pertemuan Satgas Covid-19 yang dipimpin oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga Kamis sore. Infeksi baru Covid-19 di Osaka melampaui jumlah infeksi yang lebih tinggi di Tokyo baru-baru ini.

Prefektur Osaka melaporkan 599 kasus baru pada Rabu (31/3), hampir mencapai rekor 654 kasus pada awal Januari ketika Jepang terjebak dalam gelombang ketiga pandemi dan yang paling mematikan.Baca Juga

Langkah baru itu berdasarkan pada aturan pengendalian infeksi yang direvisi dan dapat diterapkan di daerah yang lebih kecil daripada status darurat, yang diumumkan oleh Suga di sebagian besar wilayah Jepang pada awal Januari.

Pengendalian itu memberi pemerintah daerah wewenang untuk menginstruksikan pemilik usaha agar mempersingkat jam kerja dan menjatuhkan denda 200.000 yen atau mengumumkan nama-nama pelanggar aturan tersebut. Selain itu, warga juga diminta untuk bekerja dari rumah dan tidak melakukan aktivitas seperti karaoke.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *