Connect with us

Internasional

Akibat Mencairnya Gletser di Himalaya, Ratusan Orang Hilang

Published

on

Share

Reportersatu, Ratusan orang di kabarkan hilang setelah gletser Himalaya longsor dan menghantam bendungan pada Minggu pagi, yang menyebabkan banjir bandang di sebuah lembah sungai di himalaya, india.

Banjir tersebut juga telah merusak stasiun pembangkit listrik tenaga air Rishiganga dekat desa Raini di negara bagian Uttarakhand, serta sebagian pabrik yang dibangun di Sungai Dhauliganga dekat Tapovan.

“Air sudah dikendalikan di bendungan. Tidak ada bahaya di hilir tapi kami lakukan pencegahan,” kata Kepala polisi negara bagian Uttrakhand, Ashok Kumar dilansir dari The National News, Senin (8/2/21).

loading...

Baca Juga : Tegaskan Kedaulatan, Palestina Luncurkan Kode Pos Sendiri Untuk Pengiriman Barang

Kedua situs yang rusak itu milik perusahaan listrik negara India, NTPC. Kepolisian Indo-Tibet mengatakan, bahwa tiga mayat ditemukan di dekat proyek Tapovan NTPC, dan sebanyak 12 pekerja lainnya terjebak di terowongan di lokasi tersebut telah diselamatkan. 

Menurut Kumar, sebagian besar yang hilang adalah pekerja dari dua pembangkit listrik yang dilanda banjir, yaitu 50 pekerja dari Rishiganga ywng hingga saat ini belum ada informasi tentang mereka, serta 150 pekerja dari Tapovan. Saat ini, tentara dan angkatan udara telah bergabung dalam operasi penyelamatan.

“Ada sekitar 15 hingga 20 pekerja yang terperangkap di dalam terowongan saat banjir datang,” ujar Kumar.

Sungai Uttarakhand di Himalaya adalah anak sungai Gangga, yang terkenal rawan terjadi banjir bandang dan longsor. Meskipun wilayah tersebut jarang penduduknya, tetapi saat banjir bandang menerjang daerah itu dapat menyebabkan banjir dahsyat di hilir seperti yang terjadi pada 2013 silam yang menyebabkan ribuan nyawa meninggal dunia.

“Hal yang paling mengganggu adalah ini bukan musim banjir dan tidak ada peringatan bagi mereka yang berada di hilir,” kata Himanshu Thakkar, koordinator Jaringan Asia Selatan untuk Bendungan, Sungai dan Masyarakat.

MPS Bisht, direktur Pusat Penerapan Luar Angkasa Uttarakhand, mengatakan bahwa sebelum gletser runtuh, telah terjadi pelepasan air yang besar di anak sungai Rishiganga di Dhauliganga.

“Ada hampir 14 gletser di sekitar puncak Nanda Devi yang terkenal, yang naik hingga 7.817 meter. Gletser ini memasok air pencairan es ke Rishiganga,” ujarnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *